
Gambar-gambar Saturnus yang diambil wahana Cassini menunjukkan bahwa cincin Saturnus yang semula diduga tipis, ternyata bisa memiliki ketebalan berkilo-kilometer di beberapa titik. Bagian-bagian tertentu bahkan ''beriak'' akibat tabrakan kosmis antara partikel cincin dengan benda-benda angkasa.
Cassini mengambil foto-foto Saturnus saat mengelilingi planet tersebut ketiki cincin Saturnus segaris demgan Matahari dan nyaris tak terlihat dari Bumi.
Cincin Saturnus terbentuk dari bongkah-bongkah es yang menyebar hingga 140.000 kilometer dari pusat planet. Di beberapa titik, ketebalannya hanya sekitar 10 meter, tetapi dilokasi lain bisa sangat tebal.
Kondisi pencahayaan yang unik karena posisinya terhadap Matahari memperlihatkan adanya riak-riak di cincinnya. Selain itu, ada bentuk-bentuk serupa riak yang menjulang hingga 4 kilometer. Perbedaan ketinggian ini antara lain karena pengaruh dari gaya tarik gravitasi bulan Daphnis. Para peneliti memperkirakan ada sekitar 35 triliun ton es, debu, dan batu yang membentuk cincin Saturnus.
(Sumber : //sains.kompas.com)
No comments:
Post a Comment